sore itu,
ketika angin meniupkan desahnya pada sekumpulan burung ,
aku melihatmu berlari-lari.
apa gerangan yang kau kejar ?
pucuk cemara meliuk mengikuti arah kakimu.
apa yang kau cari ?
jika yang kau cari adalah cinta, ada aku menjaga gerakmu.
masihkah kau dengar suara angin membawa cintaku untukmu ?
angin tetap setia bertiup mendera geraian rambutku...
kamu meninggalkan sepotong senyum di ruang tamuku.
dan aku menemukan cinta di antara sofa dan lukisan yang tergantung di sana.
aku mencoba membawa cinta itu kemanapun aku pergi.
kamu tak datang lagi....
lalu senyumanmu menguap dari ruang tamu, berganti menghantui hati.
dan aku menemukan cinta di antara sofa dan lukisan yang tergantung di sana.
aku mencoba membawa cinta itu kemanapun aku pergi.
kamu tak datang lagi....
lalu senyumanmu menguap dari ruang tamu, berganti menghantui hati.
;;
Subscribe to:
Entri (Atom)

