
Masa lalu itu bernama Gilang.
Masa lalu itu kembali, entah pada siapa. Aku tidak tahu.
Tiba-tiba dia muncul setelah sekian waktu berlalu.
Oh, dunia sudah begitu canggih. Aku lupa itu.
Aku melihat gambarnya.
Aku melihat wajah dengan guratan senyum penuh keraguan di sana. Senyuman khasnya.
Gilang, nyatakah dia ?
Itu hanya gambar.
Aku tentu tak bisa menjamahnya.
Dan aku tahu dengan pasti, masa lalu itu datang dan kembali bukan untukku.
Sihirnya masih bisa kurasakan.
Aku masih bergetar saat melihat dia.
Aku hampir-hampir tak percaya.
Masa lalu terindah itu adalah cinta sendiri.
Tak pernah ada kata yang tersampaikan.
Tak pernah ada rasa yang terungkapkan.
Masa lalu itu bahkan tak pernah tahu, dia membuatku jatuh terlalu dalam.
Aku tiba-tiba menangis setelah sekian lama menyembunyikan bayangannya.


0 komentar:
Poskan Komentar