tentang pundak dan punggung penggoda

ada sebuah cerita tentang pundak dan punggung penggoda.

ketika aku bertemu seseorang, pundaknya berkata padaku, " dekaplah aku dengan kedua tanganmu.."
Aku begitu takjub, baru pernah kulihat pundak yang bisa bicara. Tapi, aku tak melakukan apapun.
Keesokan harinya, aku kembali bertemu seseorang. Kali ini bukan pundaknya yang berbicara, melainkan punggungnya.
Punggung itu tersenyum dan berkata,
" peluklah aku, jika tidak, kau akan menyesal.."

aku tak bisa mempercayai mata dan telingaku. Namun, setiap ada seseorang, pundak dan punggungnya selalu saja menggodaku. Memintaku untuk mendekapnya.
Dan aku, semakin tergiur melihat pundak dan punggung itu.

Aneh, bentuk pundak dan punggung itu biasa saja. Hampir tak ada yang istimewa.

Hati dari pundak dan punggung itu sudah termiliki, sepertinya...
mungkin juga begitu.
Aku tak begitu tahu...


Aku hanya diam. Tak bergerak walaupun hatiku berontak.
Lalu, kubiarkan pundak dan punggungnya terus menggoda dan mengolok-olokku.

Hufff..sekeras apapun usaha pundak dan punggung itu menggodaku, aku tak akan sampai hati menyentuh, apalagi mendekapnya.

0 komentar: